Vietnam Masuk 10 Besar Produsen Baja Dunia
Vietnam mencatat pencapaian penting di sektor industri dengan berhasil masuk ke dalam daftar 10 produsen baja terbesar di dunia. Berdasarkan data terbaru, negara tersebut memproduksi sekitar 2,1 juta ton crude steel atau baja mentah pada April 2026. Angka ini melampaui rata-rata produksi baja bulanan Indonesia yang berada di kisaran 1,58 juta ton.
Keberhasilan ini membuat Vietnam berhasil menyalip Italia dalam peringkat produsen baja global. Selain itu, posisi Vietnam sebagai produsen baja terbesar di Asia Tenggara semakin kokoh.
Pencapaian tersebut menjadi semakin mengesankan jika melihat kondisi Vietnam sekitar 20 tahun lalu. Pada masa itu, negara ini masih sangat bergantung pada impor billet atau bahan baku baja setengah jadi untuk memenuhi kebutuhan pembangunan dan konstruksi dalam negeri. Namun, melalui pembangunan fasilitas produksi modern, peningkatan kapasitas pabrik, serta dukungan investasi asing, Vietnam mampu membangun industri baja yang kompetitif di tingkat global.
Kemajuan industri baja Vietnam juga mencerminkan pertumbuhan ekonomi yang kuat serta meningkatnya permintaan dari sektor manufaktur dan konstruksi.
Dengan tren pertumbuhan yang terus berlanjut, Vietnam diperkirakan akan semakin memperkuat posisinya sebagai salah satu pemain utama industri baja dunia dalam beberapa tahun mendatang.
"