Juru Kamera Al Jazeera Tewas dalam Serangan Israel di Gaza, Muncul Klaim Keterkaitan Hamas
Seorang juru kamera Al Jazeera, Ahmed Wishah, dilaporkan tewas secara mengenaskan dalam serangan udara Israel yang menghantam wilayah Gaza tengah pada Sabtu (20/6/2026). Serangan tersebut menargetkan sebuah rumah hunian warga sipil di Kamp Pengungsi Bureij, menambah daftar panjang korban jiwa akibat konflik berkecamuk di wilayah Jalur Gaza.
Dalam pernyataan resminya, Al Jazeera mengecam keras kematian Ahmed Wishah dan menilai serangan itu sebagai pelanggaran hukum internasional. Media asal Qatar tersebut menyebut penargetan jurnalis sebagai upaya sistematis dan disengaja untuk membungkam kebebasan pers serta menyembunyikan fakta dari wilayah konflik. Mereka menegaskan bahwa serangan terhadap pekerja media melanggar norma internasional yang seharusnya melindungi jurnalis saat menjalankan tugas jurnalistiknya.
Di sisi lain, militer Israel mengonfirmasi serangan tersebut. Namun, mereka mengklaim Ahmed Wishah merupakan anggota Hamas dan menyebutnya sebagai "teroris". Meski sudah menyampaikan tuduhan tersebut kepada publik, pihak militer Israel belum mempublikasikan bukti pendukung apa pun, meski berjanji akan memberikan rincian lebih lanjut.
Menurut laporan setempat, sedikitnya 10 orang tewas akibat berbagai serangan udara yang terjadi di seluruh wilayah pusat Gaza pada hari yang sama. Insiden tragis ini kembali memicu perhatian internasional terhadap keselamatan jurnalis di zona konflik, sekaligus menyoroti meningkatnya ketegangan berkepanjangan antara Israel dan Palestina yang hingga kini masih belum menemukan jalan damai.
"