Tumpukan buku bacaan untuk meningkatkan literasi
Kebijakan Global

Demi Budaya Literasi, Denmark Rela Hapus Pajak Buku 25%

Investasi Jangka Panjang untuk Pendidikan dan Generasi Cerdas

Pemerintah Denmark mengambil langkah besar untuk meningkatkan budaya literasi dengan menghapus pajak penjualan buku sebesar 25 persen. Kebijakan ini bertujuan membuat harga buku lebih terjangkau sehingga masyarakat, khususnya anak-anak dan remaja, semakin tertarik untuk membaca.

Meski diperkirakan akan mengurangi pendapatan negara sekitar 300 juta krone atau setara Rp760 miliar setiap tahun, pemerintah menilai investasi tersebut akan memberikan manfaat jangka panjang bagi kualitas pendidikan dan sumber daya manusia. Tidak hanya menghapus pajak, Denmark juga mengalokasikan dana sebesar 24,4 juta krone untuk mendukung berbagai program peningkatan minat baca, seperti pengembangan perpustakaan, kegiatan literasi di sekolah, hingga kampanye membaca di ruang publik.

Langkah ini menunjukkan komitmen pemerintah dalam membangun generasi yang lebih cerdas dan kritis melalui akses bacaan yang lebih mudah. Kebijakan tersebut diharapkan menjadi inspirasi bagi negara lain untuk menjadikan literasi sebagai salah satu prioritas utama dalam pembangunan masyarakat yang berdaya saing.

📚

Komitmen Literasi

Penghapusan pajak 25% dan dana 24,4 juta krone untuk perpustakaan serta kampanye literasi — membangun generasi cerdas melalui akses bacaan yang mudah.

📉

Pajak 0%

Hapus pajak penjualan buku

💰

Rp760 Miliar

Pengorbanan pendapatan negara/tahun

📖

Dana Literasi

24,4 juta krone untuk program baca

"

"Membangun generasi yang lebih cerdas dan kritis melalui akses bacaan yang lebih mudah."

— Komitmen Pemerintah Denmark

Disusun untuk menginformasikan langkah strategis dalam membangun budaya literasi dan pendidikan 📚